Minggu, 24 April 2011

Problem Rumah Tangga Dan Cara mengatasinya

Persoalan dalam rumah tangga yang menjadi sumber konflik, bisa disebabkan oleh banyak hal. Bahkan, masalah yang seharusnya tidak diributkan pun bisa menjadi persoalan besar yang tak kunjung selesai. Namanya juga menyatukan dua kepribadian, pasti tak gampang. Yang penting adalah, bagaimana Anda menjadikan perbedaan itu menjadi sesuatu yang indah. Di bawah ini ada 8 sumber konflik yang perlu diketahui pasangan dan bagaimana menyelesaikannya:

1. PENGHASILAN

Penghasilan suami lebih besar dari penghasilan istri adalah hal yang biasa. Namun, bila yang terjadi kebalikannya, si istri yang lebih besar, bisa-bisa timbul masalah. Suami merasa minder karena tidak dihargai penghasilannya, sementara istri pun merasa dirinya berada di atas, sehingga jadi sombong dan tidak hormat lagi pada pasangannya.
Solusi
Walaupun penghasilan Anda lebih besar dari suami, cobalah untuk bersikap bijaksana dan tetap menghormatinya. Hargai berapa pun penghasilannya, sekalipun secara nominal memang sedikit. Pasalnya, jika Anda terus menerus mempersoalkan penghasilan suami, persoalan bisa malah membesar.

2. ANAK

Ketidakhadiran anak di tengah-tengah keluarga juga sering menimbulkan konflik berkepanjangan antara suami-istri. Apalagi jika suami selalu menyalahkan isri sebagai pihak yang mandul. Padahal, butuh pembuktian medis untuk menentukan apakah seseorang memang mandul atau tidak.
Solusi
Daripada membiarkan masalah tersebut berlarut terus-menerus, lebih baik bicarakan dengan suami. Ajaklah suami untuk bersama memeriksakan kondisi diri ke dokter. Jika dokter mengatakan bahwa Anda dan suami sehat, kenapa harus resah dan saling menuduh? Kan, tinggal menunggu waktunya saja. Bisa jadi, kesabaran Anda dan pasangan tengah diuji oleh yang Maha Kuasa. Namun, bila memang sudah bertahun-tahun kehadiran si kecil belum datang juga, Anda dan suami bisa menempuh cara lain, dengan adopsi anak misalnya.

3. KEHADIRAN PIHAK LAIN

Kehadiran orang ketiga, misalnya adik ipar ataupun sanak famili, dalam keluarga kadangkala juga menjadi sumber konflik dalam rumahtangga. Hal sepele yang seharusnya tidak diributkan bisa berubah menjadi masalah besar. Misalnya soal pemberian uang saku kepada adik ipar oleh suami yang tidak transparan.
Solusi
Keterbukaan adalah soal yang utama. Sebelum Anda dan suami memberikan bantuan, baik ke pihak Anda ataupun suami, sebaiknya terlebih dulu dibicarakan, berapa dana yang akan dikeluarkan, dan siapa saja yang bisa dibantu. Dan ini harus atas dasar kesepakatan bersama. Agar jangan saling curiga, adakan sistem silang. Artinya, untuk bantuan kepada keluarga Anda, suami-lah yang memberikan, demikian juga sebaliknya. Dengan demikian, semuanya akan transparan dan tidak ada lagi jalan belakang.
Suami-istri bertengkar itu soal biasa. Bahkan, kata orang tua, pertengkaran adalah bumbunya perkawinan. Namun, tentu akan lebih baik jika rumah tangga selalu rukun. Terus-terusan berantem, lama-lama bisa fatal juga

4. SEKS

Masalah yang satu ini seringkali menjadi sumber keributan suami-istri. Biasanya yang sering komplain adalah pihak suami yang tak puas dengan layanan istri. Suami seperti ini umumnya memang egois dan tidak mau tahu. Padahal, banyak hal yang menyebabkan istri bersikap seperti itu. Bisa karena letih, stres ataupun hamil.
Solusi
Istri atau suami yang punya masalah dengan hubungan seks dengan pasangan, sebaiknya berterus-terang. Ini agar pasangan tidak curiga dan menuduh yang macam-macam. Ungkapkan saja keadaan Anda, dan mengapa gairah seks Anda menurun. Suami atau istri yang baik pasti memahami kondisi tersebut dan tidak akan banyak menuntut.

5. KEYAKINAN

Biasanya, pasangan yang sudah berikrar untuk bersatu sehidup-semati tidak mempersoalkan masalah keyakinan yang berbeda antar mereka. Namun, persoalan biasanya akan timbul manakala mereka mulai menjalani kehidupan berumahtangga. Mereka baru sadar bahwa perbedaan tersebut sulit disatukan. Masing-masing membenarkan keyakinannya dan berusaha untuk menarik pasangannya agar mengikutinya. Meski tak selalu, hal ini seringkali terjadi pada pasangan suami-istri yang berbeda keyakinan, sehingga keributan pun tak dapat terhindarkan.
Solusi
Kondisi di atas akan menjadi konflik yang berkepanjangan bila masing-masing pihak tidak memiliki toleransi. Biasanya, pasangan yang berbeda keyakinan, sebelum menikah, sepakat untuk saling menghargai keyakinan pasangannya. Nah, tetaplah pegang janji itu, dan cobalah untuk saling menghargai. Kalaupun di tengah jalan Anda atau pasangan sepakat untuk memilih satu keyakinan saja, sebaiknya ini bukan karena unsur paksaan.

6. MERTUA

Kehadiran mertua dalam rumahtangga seringkali menjadi sumber konflik, karena terlalu ikut campurnya mertua dalam urusan rumahtangga anak dan menantunya.
Solusi
Kesal sih kesal, namun tetap harus terkendali. Bila Anda tidak berkenan dengan komentar ataupun teguran dari mertua, jangan langsung mengekspresikannya di depan mertua. Cobalah berpikir tenang, ajaklah suami bertukar pikiran untuk mengatasi konflik Anda dengan orangtua. Ingat, segala sesuatu, jika diselesaikan dengan pikiran tenang, hasilnya akan baik.

7. RAGAM PERBEDAAN

Menyatukan dua hati, berarti menyatukan dua kepribadian dan selera yang tentu saja juga berbeda. Misalnya suami seorang yang pendiam, sementara istri cerewet dan meledak-ledak emosinya. Suami senang makanan manis, istri senang makanan yang serba pedas. Nah, kedua pribadi ini bila disatukan biasanya tidak nyambung, belum lagi soal hobi atau kesenangan. Suami hobi berlibur ke pantai, sementara istri lebih suka berlibur di tempat yang ramai. Masing-masing tidak ada yang mau ngalah, akhirnya ribut juga.
Solusi
Perbedaan-perbedaan ini akan terus ada, meski umur perkawinan sudah puluhan tahun. Namanya saja menyatukan dua kepribadian. Jadi, kunci untuk mengatasi perbedaan ini adalah saling menerima dan mengisi.
Kalau suami Anda seorang yang pendiam ya imbangi, jangan terlalu cerewet. Begitupun soal kesenangan. Tak ada salahnya mengikuti kesenangannya berlibur ke pantai. Mencoba sesuatu yang baru itu indah, lho, karena ini, kan, pengalaman baru untuk Anda.

8. KOMUNIKASI TERBATAS

Pasangan suami-istri yang sama-sama sibuk biasanya tak punya cukup waktu untuk berkomunikasi. Paling-paling mereka bertemu saat hendak tidur, atau di akhir pekan. Kadangkala, untuk sarapan pagi atau makan malam bareng pun terlewatkan begitu saja. Kurangnya atau tak adanya waktu untuk saling berbagi dan berkomunikasi ini seringkali menimbulkan salah pengertian. Suami tidak tahu masalah yang dihadapi istri, demikian juga sebaliknya. Akhirnya, ketika bertemu bukannya saling mencurahkan kasih sayang, namun malah cekcok.
Solusi
Sesibuk apapun Anda dan suami, tetapkan untuk berkomitmen bahwa kebersamaan dengan keluarga adalah hal yang utama. Artinya, harus ada waktu untuk keluarga. Misalnya sarapan dan makan malam bersama. Demikian juga dengan hari libur. Usahakan untuk menikmatinya bersama keluarga. Jadi, walaupun Anda dan suami bekerja seharian di luar rumah, namun keluarga tidak terbengkalai. Waktu untuk keluarga dan karier harus seimbang. Anda dan suami harus pintar membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga.
Sumber: Tabloid NOVA

Agar Seks Tidak membosankan

Kehidupan seks Anda mulai membosankan? Coba lima langkah ini untuk mendapatkan kehidupan seks yang membahagiakan.
1. Komunikasi
Seperti dilansir Times of India, wanita kerap menyalahkan kurangnya momen romantis pada kehidupan seks mereka yang mulai membosankan. Stop melakukan kesalahan itu, dengan mulai mengajak pasangan bicara. Beritahu si dia kalau Anda butuh dipeluk dan dikasihi.
Jangan berharap pria menjadi seorang pembaca pikiran, untuk yang satu itu, mereka kurang lihai. Selain itu, beritahu juga pada pasangan, kalau Anda sebenarnya butuh sesekali diberi pujian. Pria biasanya akan langsung menanggapi pembicaraan yang langsung to the point tersebut. Katakan kepada si dia, kalau perlakuan romantis yang didapat sebelum berhubungan seks bisa membuat mood Anda bagus dan bisa membantu Anda mendapatkan orgasme.
2. ‘Panaskan’ Suasana
Langkah kedua ini bisa jadi jarang Anda lakukan. Kenapa tidak sesekali Anda dan pasangan mandi bersama sebelum bercinta. Menggosok punggung dan mengeringkan badan satu sama lain, bisa membangkitkan mood untuk berhubungan intim.
Saat Anda dan pasangan membuat suasana ‘panas’ sebelum acara bercinta dimulai, hal ini bisa memberikan ide-ide yang tidak biasa ketika hubungan seks dilakukan.
3. Bermain dengan Makanan
Foreplay bukan hanya bisa dilakukan dengan sentuhan-sentuhan. Anda dan pasangan juga bisa bermain-main dengan makanan. Memakan satu buah strawberry dan meletakkannya di mulut masing-masing, dengan jarak berdekatan, bisa jadi kegiatan yang sangat seksi sebelum bercinta.
4. Jangan Malu
Saat sudah berduaan dengan pasangan di tempat tidur, jangan lagi malu-malu mengungkapkan apa keinginan Anda. Ketika si dia sudah mulai melakukan foreplay, bawa tangannya menyentuh bagian-bagian tubuh yang memang Anda sukai untuk disentuh. Sedikit mengeluarkan suara yang seksi juga bisa membuatnya sangat menginginkan Anda.
5. Cari Tahu yang Dia Mau
Sama seperti Anda, si dia pun sebenarnya malu memberitahukan apa keinginannya. Jadi, coba juga untuk bertanya padanya apa yang dia inginkan. Agar tidak terlalu berkesan serius, ajak si dia melakukan permainan. Misalnya, pasangan Anda menjadi bos dan Anda diminta melakukan apa yang diinginkannya. (Sumber)

Berakhir Tragis Karena sms Mesra

Prahara rumah tangga yang menimpa pasangan Heri Suheriyanto (43) dengan Siti Mariyati (34), warga Jl Mastrip, Kelurahan Sukorame, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri berakhir secara tragis, Sabtu (19/2) dini hari. Heri yang diduga cemburu, tega menghabisi istrinya sendiri dengan cara menghantam kepalanya dengan besi linggis. Setelah menghabisi nyawa istrinya yang dia tuding punya pria idaman lain (PIL), Heri justru menyusul bunuh diri dengan cara gantung diri.
Lantaran sebuah sms mesra pasutri ini tewas tragis didepan anaknya
Lantaran sebuah sms mesra pasutri ini tewas tragis didepan anaknya
Lebih tragisnya lagi, peristiwa tersebut disaksikan anak mereka, Selvi (5), yang masih sekolah di bangku TK. Dan dari penjelasan Selvi pula, kasus itu kemudian terungkap. Sabtu pagi, beberapa saat setelah peristiwa sadis itu, Selvi memberitahu Ny Azizah, pemilik toko di sebelah rumahnya kalau orangtuanya telah meninggal.
“Selvi yang biasanya setiap pagi diantar berangkat ke sekolah, kok keluar rumah sambil menangis sesenggukan. Anak itu memberitahu kalau ibunya sudah meninggal,” ungkap Ny Yayuk (55), salah satu tetangga korban. Azizah bersama tetangganya yang lain kemudian mengecek ke dalam rumah korban. Alangkah terkejutnya, mereka menemukan mayat Siti Mariyati tergeletak berlumuran darah di ruang tamu depan TV. Sedangkan mayat Heri tergantung dengan tali korden di dalam kamarnya. Kasus itu kemudian dilaporkan ke Polsek Mojoroto.
Diduga peristiwa itu telah berlangsung, Jumat (18/2) malam atau Sabtu (19/2) dini hari, saat para tetangganya tertidur lelap. Namun sejauh ini tetangganya tidak ada yang mengetahui peristiwa berdarah di dalam rumah Heri. “Jumat sore saya masih melihat Mariyati keluar rumah. Kemungkinan kejadiannya Jumat tengah malam atau Sabtu dini hari,” tambahnya.

Cemburu Buta

Berdasarkan penuturan sejumlah tetangganya, pasangan Heri dengan Siti Mariyati belakangan terlihat kurang harmonis. Sejak dua bulan terakhir keduanya sering terlibat cekcok yang diduga bersumber dari kecemburuan Heri terhadap istrinya. Kabarnya, Heri menuduh istrinya kembali menjalin hubungan asmara dengan mantan pacarnya sewaktu di SMA.
Kecemburuan itu berdasarkan pesan singkat (SMS) yang masuk di ponsel istrinya. Sejak peristiwa SMS itu, Heri menjadi cemburu terhadap istrinya sehingga sering menyulut terjadinya cekcok. Heri sehari-hari menjadi penjual pentol bakso di kawasan wisata Gua Selomangleng. Sedangkan istrinya berjualan kue gorengan di tempat yang sama. Pasangan yang belum dikaruniai anak itu kemudian mengadopsi Selvi sejak masih bayi.
Sementara hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan petugas identifikasi berhasil diamankan sejumlah barang bukti terkait kasus ini. Di antaranya, sebuah besi linggis yang berlumuran darah, sarung dan pakaian yang penuh darah, kaleng obat pembasmi serangga, serta cairan pembersih lantai. Dari alat bukti yang ditemukan petugas, Siti Mariyati diduga dihabisi dengan besi linggis sehingga bagian kepala dan wajahnya terdapat luka robek cukup dalam.
Pada mayat Heri ditemukan luka bekas sayatan pisau di lengannya. Dari mulutnya juga ada aroma bau obat pembasmi serangga sehingga ada dugaan pelaku sempat minum cairan pembasmi nyamuk itu sebelum akhirnya gantung diri. Kapolres Kota Kediri AKBP MH Ritonga kepada wartawan menjelaskan, motif kasus pembunuhan itu masih diselidiki petugas. Namun ada dugaan berlatar belakang cemburu.
“Kami masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi. Kasus ini masih kami selidiki,” tambahnya. Sementara Selvi, setelah ditinggal kedua orangtuanya, kini diasuh oleh saudara Siti Mariyati. Bocah itu terlihat masih trauma setelah menyaksikan kedua orangtuanya meninggal secara tragis. (Sumber)

Aa Gym Gagal Poligami

Sepertinya Aa’ Gym belum berhasil menjadi sebuah kisah sukses dari perkawinan poligami. Kabar perceraian KH Abdullah Gymnastiar dengan istri pertamanya, Hj Ninih Muthmainnah atau Teh Ninih dibenarkan orang yang cukup dekat dengan keluarga tersebut, KH Miftah Farid. Ia menyatakan, Aa Gym telah memberikan dua kali talak, satu kali rujuk pada Teh Ninih. “Dengan dua kali talak dan satu kali rujuk, maka jika keduanya ingin rujuk harus dinikahkan kembali. Sebab masa idahnya juga telah lewat,” terang Miftah yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung seperti dikutip dari Galamedia, Jumat (31/12/2010).
Sangat disayangkan banyak pihak bila Aa gym dan Teh Ninih akhirnya harus cerai
Sangat disayangkan banyak pihak bila Aa gym dan Teh Ninih akhirnya harus cerai
Sebelumnya, Teh Ninih mengajukan gugatan cerai kepada Aa Gym secara agama di Pengadilan Agama Bandung. “Saat ini sudah masuk talak dua,” terang Miftah.Meski sejauh ini media belum mendapatkan konfirmasi langsung dari Aa Gym maupun Teh Ninih, namun Miftah menyatakan, Teh Ninih mengaku bahwa memang ia sudah cerai secara agama, sejak beberapa bulan lalu.
Terkait proses perceraian kedua insan ini, kata Miftah, hanya tinggal ketuk palu saja.Dengan telah lewatnya masa idah, artinya perceraian antara keduanya diprediksi lebih dari tiga bulan lalu. Dengan adanya perceraian itu pula, Miftah prihatin. Apalagi semula ia tidak mempercayai kabar tersebut. “Saya tahu dari judul sebuah majalah wanita. Langsung saya SMS Teh Ninih, benar tidak kabar (cerai, red) tersebut dan Teh Ninih membenarkannya,” tuturnya.
Semoga Allah SWT Memberikan jalan terbaik bagi keduanya, memberikan hidayah dan petunjuk dalam mengambil keputusan bijak bagi mereka berdua dan semua buah hati mereka, Amin
“Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilama kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi ; dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya” [An-Nisa : 3]

Arti Cinta Sejati

Pada suatu hari Aristoteles bertanya pd Gurunya : “Apakah Cinta Sejati itu?” Guru: Berjalanlah lurus di taman Bunga yang Luas, Petiklah 1 bunga yang Terindah menurutmu, Dan jangan pernah berbalik ke belakang !
Sudahkah Anda temui cinta sejati dalam hidupmu?
Sudahkah Anda temui cinta sejati dalam hidupmu?
Kemudian Aristoteles melaksanakannya dan kembali dengan tangan hampa..
Guru: mana Bunganya?
Aristotles menjawab: Aku tidak bisa mendapatkannya, sebenarnya aku telah menemukannya, tpi aku berfikir, didepan ada yang LEBIH Bagus lagi….ketika aku telah sampai di ujung taman, aku baru sadar bahwa yg aku temui pertama tadi adalah yang terbaik, tapi aku tidak bisa kembali lagi ke belakang…
Guru: seperti itulah Cinta Sejati,
Semakin kau mencari yg terbaik, maka kau tak akan pernah menemukannya..
Jika kau sudah menemukan cinta dan terikat dalam sebuah hubungan, janganlah sekali-sekali mencoba tuk berpaling kelain hati, karena itulah awal sebuah kehancuran.
Jangan pernah mengabaikan cinta yang sudah kau raih, hanya karena pesona cinta semu disekitarmu, karena itu hanya dipermukaan saja yang kau lihat.
Perhatianmu kepada cinta yang lain, biasanya melebihi dari cinta yang telah kau dapat, itulah yang mengawali sebuah perselingkuhan hati, hentikan jika itu sudah merasukimu, kembalilah kepada keabadian cintamu.
Jangan pernah sia-siakan cinta yang pernah tumbuh dihatimu..
Karena waktu tidak akan pernah berputar dan kembali..
Cinta sejati yang tidak akan pernah lekang oleh waktu hanya bisa kita dapatkan bila kita bisa mencintai Tuhan Pencipta Alam semesta ini dengan tulus ikhlas, karena Kasihnya tidak pernah berkurang sedikitpun pada umatNya.

Kisah Cinta Yang Menyentuh Hati

Pagi itu, klinik sangat sibuk, sekitar pkl.09.30 seorang pria berusia 70-an datang untuk membuka jahitan pada luka di ibu jarinya. Saya menyiapkan berkasnya dan memintanya menunggu sebab semua dokter masih sibuk, mungkin dia baru bisa ditangani setidaknya 1 jam lagi.
Sewaktu menunggu pria tua itu nampak geliasah, sebentar-sebentar dia melirik ke jam tangannya, sya merasa kasihan, jadi ketika sedang luang saya sempatkan untuk memeriksa lukanya, dan nampaknya lukanya cukup baik dan kering, tinggal membuka jahitan dan memasang perban baru. Pekerjaan yang tidak terlalu sulit, sehingga atas persetujuan dokter saya putuskan untuk melakukannya sendiri.

Cinta sejati tidak melihat kesetiaan dari sisi fisik mencintai tanpa pamrih dan tulus ikhlas
Sambil menangani lukanya sayaapakah dia punya janji lain hingga tampak terburu-buru. Lelaki tua itu menjawab tidak, dia hendak ke rumah jompo untuk makan siang bersama istrinya, seperti yang dilakukannya sehari-hari. Dia menceritakan bahwa istrinya sudah dirawat disana sejak beberapa waktu dan istrinya mengidap penyakit Alzheimer’s, lalu saya bertanya apakah istrinya akan marah kalau dia terlambat, dia menjawab bahwa istrinya sudah tidak dapat mengenalinya lagi sejak 5 tahun terakhir.
Saya sangat terkejut dan berkata “Bapak masih pergi kesana tiap hari walaupun istri Bapak sudah tidak kenal Bapak lagi?” Dia tersenyum sambil menepuk tangan saya ” Tetapi saya masih menganali dia kan?”
Sungguh,, saya sangat terharu mendengar ceritanya, saya menahan air mata sampai kakek itu pergi…. CINTA KASIH seperti itulah yang saya mau dalam hidupku, diperjuangkan, memperjuangkan, penuh pengorbanan….
Dikisahkan dari seorang sahabat untuk membuka pintu hati kita…